Tampilkan postingan dengan label puisi. untuk Tuhan. sayang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. untuk Tuhan. sayang. Tampilkan semua postingan
Jumat, Mei 22, 2009

Dear God.

Tuhan sayang,
semoga surat yang kukirimkan kemarin malam sudah sampai.
Meski tak pakai amplop apalagi prangko.
Meski hanya kusimpan di laci dalam kotak hijau.

Tuhan sayang,
semoga apaapa yang kutulis di sana tak membuatMU mengernyit dahi.
Meski coretancoretan itu terlalu meminta satu.
Meski kadangkadang aku juga ambigu dengan pintaku.

Tuhan sayang,
semoga sekali lagi untuk kesekian kali, KAU meminjamkan keajaiban mimpi.
Meski kataMU itu belum yang terbaik untukku.
Meski mungkin untuk ini aku harus menunda waktu.

Tuhan sayang,
berikan aku kekuatan untuk bertahan
berikan aku keberanian untuk memiliki harapan
berikan aku hanya apa yang kupintakan.

*maav, Tuhan sayang... karena terlalu banyak meminta.
Diposting oleh tyara di 23.05.00 | 0 komentar  
Label: ,
Langganan: Postingan (Atom)

Efek Rumah Kaca - Kamar Gelap

Labels