Sabtu, Juni 13, 2009

sayounara! ^^ (last posting)

Bandung, 13 June 2009

Well, akhirnya selesai juga nonton 18 vs 29...
setelah ketawa nangis sendirian tengah malem,
akhirnyaaa...
- yah, walaupun ternyata funny ending :p

Ah, jadi kepikiran...
hidup itu, seperti film ya?
naik-turun, klimaks-antiklimaks.
sebenarnya yang penting bukan hanya hasil akhirnya kan?
tapi proses menuju hasil akhir itu...

Dan, ternyata...
saya baru sadar,
empat tahun belakangan,
pertama saya mengenal internet
sebagai pelarian...
- lagilagi semuanya berputar2 tentang bintang. :D

Selama empat tahun itu,
saya sudah banyak menemukan dan kehilangan.
Kadangkadang saya merasa aneh.
Aneh karena sebenarnya selama empat tahun itu,
saya hanya bermain dengan dunia saya sendiri.

Saya rasa selama empat tahun kemarin,
saya membangun benteng untuk melindungi diri (dan hati?)
dari pengalaman pertama yang buruk dan sakit.
Dan seharusnya, saya ngga perlu begitu.
Karena saya punya semua orang yang ada untuk saya di sini.
Dunia nyata.

Kadangkadang dunia maya malah membuat saya lebih tertekan daripada sebenarnya.

Bagaimana kemarin itu saya rela terjaga dan OL selama 20jam nonstop,
mengabaikan ujian saya dan dunia nyata saya hanya untuk sesuatu yang akhirnya
ga worth it. Menuruti maksud baik seorang teman untuk bertukar informasi. Oh hey, dia kan bukan sesiapa saya.. (rain)

Bagaimana kemarinnya lagi, saya pernah menunggui seseorang untuk sekedar dia menyapa saya. Ah, bahkan kami tidak benar-benar kenal. Kami cuma kebetulan bertemu dengan kata-kata dan berteman lewat layar. Dan dia begitu banyak menenangkan saya ketika saya merasa sendiri. (moon)

Mungkin mereka akan jadi dua orang yang tidak terlupakan di antara sekian banyak teman maya saya. Saya tidak pernah melupakan orang-orang, apalagi yang telah begitu banyak membantu saya ^^. Hanya seringkali, saya merasa terlalu nyata dengan keberadaan mereka. Padahal, dunia yang sesungguhnya di balik layar kan? Ya, seringnya, saya terlalu banyak bermain hati.

Keputusan saya mundur dari dunia maya selalu terhambat oleh entah apa. Dulu saya sudah mundur sebagai chizurusatonaka. Tapi, rasanya memang sulit kalau harus mundur sebagai diri sendiri. Tapi dan tapi, karena adik perempuan saya telah melakukannya kemarin ini (dan dulu dia juga yang pernah menggagalkan niat saya untuk "has been deleted!") maka saya memutuskan mengundurkan diri dari dunia maya.

Mungkin ngga lama, karena bagaimanapun saya butuh dunia maya untuk tetap keep in touch sama tementemen lama, atau yang akan saya tinggalkan. :D . Tapi mungkin saya butuh waktu untuk bisa mengundurkan diri dari dunia perfesbukkan, menghapus dua account yang saya punya dengan sebelumnya memindahkan catatancatatan penting. Saya benarbenar butuh waktu, sampai fesbuk dapat dibuka di sini --" (fesbuk di Bandung sedang error).

Dan dengan segala kerendahan hati,
saya mohon maaf untuk semua temanteman maya yang belum sempat menemui saya
tapi sudah saya repotkan dan pusingkan sebegitu banyaknya.. --"
gomen ne!
dan terima kasih untuk semua hal yang sudah diajarkan kepada saya. saya senang (dan sangat berterimakasih) karena bisa bertemu kalian =)

Well, thank you so much! Gracias. Arigatou. Syukron.
Untuk kalian semua yang menemani saya di dunia maya.
Sayounara! Sampai berjumpa di dunia nyata \(^_^)/


.:comeback to reality:.
Diposting oleh tyara di 00.53.00 | 3 komentar  
Label: , ,
Jumat, Juni 12, 2009

tentang dia (yang kau lupakan)

...
tiba-tiba aku ingat dia,
peri cantik yang pernah mampir
di hatimu.
kau pikir aku tak peduli tentangnya,
tapi aku tahu rasa sakitnya.
karena setiap dia menatapku,
ada luka di sana.
- yang bahkan tak kutahu.

lalu aku merasa begitu kerdil,
karena dibandingkan aku
dia telah dua kali tersakiti,
ah, tidakkah kau sadar
bahwa kau menyakitinya juga ?
dan tiba-tiba, aku menangis
untuknya.
- yang kutahu hatinya pun luka.

ini tentang yang kemarin,
tentang dia sebelum aku
yang terlupa atau sengaja dilupa.
padanya aku merasa berdosa,
karena kurasa sakit yang sama
tapi, aku tak peduli tentangnya.
maafkan aku.
- yang begitu tak tahu diri.


#dini hari, mengingat tatapan peri cantik itu dan luka di hatinya. ya, kita sama luka.
Diposting oleh tyara di 02.18.00 | 0 komentar  
Label:

stupid me! >.<

hiks, beneran mau nangis..
BARU SADAR.
selama gue di jakarta komputer gue jadi milik umum...
daaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan....
FILE FILE TOPSY KRETT gue!
>_< =(( my gosh! my gosh! and why i can't hidden that files?????? *kompi gue diapaiiiiiiiiiin >_<

Tuhan, lindungi hamba dari segala gosip yang akan menyebar :((

#semoga si tukang adu tak mengadu dan memang tak melihat apa yang seharusnya tidak boleh dilihat.
Diposting oleh tyara di 01.20.00 | 0 komentar  
Label:

huh.

malem2..
ketawa sendiri,
nangis sendiri,
*aarrghh..episode berapa tamatnya sih >_<

- kasian amat sih jadi Noon.. :'(
(and i have my noon too)

beratnya jadi orang yg terobsesi ama milik orang --"
(gatau nama tokohnya sapa :-p)
fox girl...

ngantuuuk !
Diposting oleh tyara di 01.08.00 | 0 komentar  
Label:
Kamis, Juni 11, 2009

it just love.

cinta itu lucu,
bagaimana dia bisa membuatmu merasa sangat bahagia,
bisa membuatmu tersenyum sepanjang hari,
sekalipun hari itu adalah hari terburuk seumur hidupmu.

tapi, itu cuma cinta...
dan itu, hanya cinta...

cinta juga lucu,
karena dia bisa membuatmu menangis semalam atau bahkan bermalam-malam,
hanya karena kau menyadari : "semuanya tak sama lagi."
sekalipun pada hari itu kau memenangkan lotere keliling dunia.

tapi, itu cuma cinta...
dan itu, hanya cinta...

and so,
jangan terlalu mencintai cinta,
karena dia bisa menghempaskanmu setinggi dia menerbangkanmu,
karena dia bisa membuatmu menangis, sama lamanya dengan saat dia membuatmu tersenyum
(ah, atau bahkan lebih lagi).

karena itu hanya cinta.

it just love.

#pengen banget ditulis pake bahasa inggris, tp apa daya, belepotan.
sebenernya ini bukan puisi, tapi lebih mirip lirik lagu... (ada yg mau bikinin grip nya? :D, sekalian tolong di bahasa inggris-kan)

- setelah semalaman suntuk nonton 18 vs 29 yg ga kelar2... hayaaah... --"
Diposting oleh tyara di 23.43.00 | 0 komentar  
Label: , ,

maav.

:buat makhluk yang belum punya nama.

maavin gue banget.
makasih masih mau tetep ada,
meskipun gue nyebelin.

*but, please yaaa..
jangan kek kemaren2 lagi.
jangan rese :D
thx..
Diposting oleh tyara di 22.10.00 | 1 komentar  
Label:
Rabu, Juni 10, 2009

trus lo mau apa?!

gue cinta sama :
bintang-bulan-matahari-hujan-pelangi.

terus lo mau apa?
(wahai makhluk tanpa nama?)

please, just stop to follow my step.
leave me alone, stalker !

*Tuhan, oke banyak yg dateng. Tp yg ini ngerusuhi mereka yg lain (yg dulu dan sekarang). Maavkan ya Tuhan, sebelum jadi benci, tarik dia dari jalur kehidupan saia. Amien.

#mohon yg sudah dinamai jangan tersinggung yah ;) :D
saia cuma stress.... :((
nemu aja makhluk2 aneh.
Diposting oleh tyara di 01.44.00 | 2 komentar  
Label: ,

si rese bau amis.

kalau itu cara lo pdkt ama semua cewek, lo GAGAL TOTAL.
*gue mulai terganggu ama cara lo. ga asik, ngeselin. gue bukan cuma punya lo aja. SORRY.
makan tuh cara basi. mendingan ama "salju"* deh...

buat benda yang gapunya nama. lo masih bukan siapasiapa, OKEY?
tolong sadar diri. gue sangat tau maksud lo.
puisi Cinta Bau Amis yang gue tulis itu BUAT LO!

lo bukan siapasiapa gue, jadi tolong jangan belagak jadi siapasiapa gue.
jangan terlalu over sama siapapun yang deket ama gue.
jangan menghakimi para masa lalu gue. apalagi menghalangi para masa depan gue.

gue ga butuh lo!
sori kalo lo sakit,
tapi gue cape diresein.
salah, cara lo salah!
SALAH TOTAL.

selamat malam.
***

ket : *salju = "noon" di dorama 18 vs 29.
Diposting oleh tyara di 01.27.00 | 0 komentar  
Label: ,
Senin, Juni 08, 2009

klik

masihkah
kamu belum menekan
tombol kecil tersembunyi
di balik hati ?

-sama saja,
aku masih enggan
dan berharap tak menemukan
di mana tombol itu
tersimpan

ataukah sebenarnya
kamu telah menekannya,
diamdiam ?
biar aku tak perlu tahu
bagaimana sakitnya
dilupakan ?

-tak apa,
sudah biasa.
kita cuma cerita
usang dan nostalgia.
masih perlukah rasa ?
(jangan bilang ****a)

dan bagaimana,
kalau malam ini
bersamasama
kita menekannya
(jika kamu belum)
dan lalu usailah semua.

-tapi aku tidak mau,
biar saja kamu
(yang mungkin sudah)
menekannya
tombol
sembunyi itu

: reset


#bandung(lagi), 8Juni2009. 18:20
-puisi yg tak berima.
Diposting oleh tyara di 18.15.00 | 0 komentar  
Label: ,
Kamis, Juni 04, 2009

tidurkan rinduku

tidurkan rinduku,
mimpi tentang kisah dahulu
pedih teringat hati tak mampu
bertahan dari kelu
ketika melihat wajahmu.

tidurkan rinduku,
asa tentang cinta ambigu
penuh sesak hati oleh haru
ketika kutahu
matamu tak lagi memantulkan bayanganku.

tidurkan rinduku,
bisik tentang hari indah kemarin itu
Sayang, mungkin maya semu
meski manisnya masih terasa selalu
di ujung pengharapan yang jadi abu.

bdg, 1 Juni 2009. 22:31
#untuk Teteh, untuk saia, untuk semua orang yang kehilangan rindu terindahnya.

link di FB
Diposting oleh tyara di 05.17.00 | 0 komentar  
Label: ,
Senin, Juni 01, 2009

Cicak di Dinding (rectoverso)

"... Lelaki itu kemudian mulai melukis, sampai lewat tengah malam, hingga tertidur lelah di lantai studio. Namun ada kelegaan luar biasa yang takkan bisa dikatakannya, melampaui kemampuan rangkum nada atau kata, surat cinta, bahkan rencana sehidup semati. Dalam studio itu, akhirnya ia mengetahui apa yang ia inginkan. Bahagia dengan satu kejujuran. Kemudian berserah dalam ketakberdayaan. Ia bahkan tidur sambil tersenyum."


Nada dan puisi datang dan pergi menghampirimu
Tiada yang mampu merengkuh arti dan isi hati

Kadang benda mati yang memenangkan
Tempat di sisimu
Atau hewan kecil yang luput dari pandanganmu

Ku berserah dalam ketakberdayaan
Berbahagia dengan satu impian
Dan satu kejujuranku

Ku ingin jadi cicak di dindingmu
Cicak di dindingmu
Hanya suara dan tatapku menemanimu

Dan ku menyadari tanganku
Tak kan mampu meraihmu
Walau ku tahu tanganmu tak kan lelah memberi

Tidurlah, tidur, buih ombakku
Percikmu abadi menyegarkanku
Namun biarlah kini...
Kuingin jadi cicak

S'perti cicak di dindingmu
Cicak di dindingmu
Melekat, menemani, membelai dinding jiwamu...

...(cicak, cicak di dinding)...

#semoga kau tak takut cicak :D
Diposting oleh tyara di 21.39.00 | 0 komentar  
Label:

pesan

Beberapa malam kemarin,
angin berhembus mengirimi
secarik pesan padaku.

Pesan buram dengan tinta
merah.
Membacanya, aku terperangah.

Ini bukan tentang aku,
ini tentang dia yang dulu.
Ah, mengapa sampai padaku?

Bagaimana cara mengatakannya
agar dia percaya
sedang kami tak miliki lagi cerita ?

Bagaimana agar dia tak terluka ?
Meski mungkin baginya
aku omong kosong tak berguna.

Sayang, sungguh...
hati-hati tikaman di belakangmu,
tak terduga, tapi siapa yang tahu ?


bdg, 1 Juni 2009
#ketika dering pagi membangunkan dari mimpi.
Diposting oleh tyara di 09.16.00 | 0 komentar  
Label:
Sabtu, Mei 30, 2009

kamu masih saja lucu.

kamu masih saja lucu,
seperti dulu.
(entah apa maksudku, tapi kurasa kamu tetap lucu)

senang menebarkan ambigu,
seperti juga aku.
(kita memang sama-sama abu-abu)

ah, kamu masih tetap lucu,
di seberang sana membaca sambil tersenyum lalu.
(mungkin itu kelu, ah, tapi nikmati saja waktu)

bandung, 30Mei2009
Diposting oleh tyara di 18.39.00 | 0 komentar  
Label: ,

untuk spionase (yah, namanya juga matamata, bisa muncul di manamana)

saia tau kamu ada, membayangi langkah saia
(dan dia)
saia tau kamu menunggu waktu yang tepat
untuk mengeruhkan suasana yang sudah keruh.
(entah apa untungnya bagimu)

saia gatau kamu siapa.
saia ngga tau kenapa kamu suka
memancing di antara keruh ini,
saia juga ngga ngerti apa untungnya buat kamu.
(eh, apa kita saling kenal??)

tapi, saia tau..
kamu akan membawa kartu As.
membuka semua dan apaapa yang seharusnya
tersembunyi.
yang, kamu.
namanya juga matamata.
muka dua.
berada hanya di pihak yang menguntungkanmu.

sudahlah, matamata.
jangan ganggu Rhaina!
*terserah kalau kamu mau ganggu dia.
bukan urusan saia.
tapi tolong, jangan mengeruhkan suasana yang terlanjur keruh!
Diposting oleh tyara di 17.16.00 | 0 komentar  
Label: ,
Jumat, Mei 29, 2009

parade puisi insomnia

Bulan Merah

kemarau ini memakan perak
yang dimiliki bulan berhari kemarin
bulan pun beriak
merah meredam gerah

tapi, Sayang...
bulan masih menciptakan bayang
jejak yang lengah dihapus kelam
diamdiam terendam

bulan merah menyaksikan dari langit
tentang sepotong cerita yang tergigit
belum habis,
tapi tidak juga mengikis.

bandung,29Mei2009. 6:20.

----------------------------------------

Terjaga

pejam mata tak mau bungkam
padahal lelah,
ingin sejenak kurebah.

mimpi tak mau menelusup
padahal kupanggil,
tapi tak sudi ia menemani gigil.

terjaga lagi menemani sunyi,
membuka mata menunggui pagi
yang menghapuskan mimpi.

ah, aku baru ingat
bukankah mimpimu ada
ketika kau sedang terjaga ?

Bandung, 29Mei2009. 6:32.

----------------------------------------

Cinta Bau Amis

tercium lagi bau manis cinta
yang kata mereka bahagia

Tidak, bukan, lain.

bagiku aromanya amis
persis mayat ikan yang menggelepar miris

Ah, kau tahu aku, Sayang!

aku belum lagi mau mencicipi
manis yang menyakitkan hati
atau menciumi bau amis
dari hati yang diiris.

Ah, kau paham aku, Sayang!

tahan langkahmu sampai situ,
sebelum ucapkan maksud hatimu
diam saja, aku tahu
tapi enggan menahu.

Maafkan aku, Sayang!

bandung, 29Mei2009. 6:45.

(bukan buat hujan ataupun jendela. buat kamu yg merasa)

--------------------------------------------------------

Sebisik Sunyi

:dengan berbisik

dapatkah sekiranya angin mengantarkan rindu
yang tertahan di ujung kalbu
jengah dan lelah menunggu,
ingin bertemu
tapi tak mampu.


dapatkah sekiranya kutaklukkan waktu
barang semenit lalu
aku ingin diantarkan pada dulu
ingin lagi menemuimu,
bosan sendiri, aku jemu.


rinduku, Tuhan...
akankah padanya Engkau sampaikan ?
sampai kapan mesti menunggu dalam semu yang menjemukan,
hatiku terlalu banyak pertanyaan
belum juga Engkau memberi jawaban.


rinduku, Tuhan...
sampai kapankah mesti kusimpan ?
terlalu beratkah permintaan,
hanya ingin menemuinya biarpun dalam impian,
aku ingin lagi menatap senyuman (nya).


sampaikan, Tuhan..
sampaikan rinduku yang tak terlukiskan
sampaikan hatiku yang sungguh merasa kehilangan,
sampaikan padanya kalau aku bahagia ketika bersamanya
sampaikan kalau aku mencintanya.

bandung, 29Mei2009. 7:00
Diposting oleh tyara di 06.37.00 | 1 komentar  
Label: ,
Selasa, Mei 26, 2009

pada sebisik sunyi

kutitipkan cinta pada sebisik sunyi
biar ia diam
hingga nanti gemuruh sendiri.
Diposting oleh tyara di 00.23.00 | 0 komentar  
Label: ,
Minggu, Mei 24, 2009

purnama di balik jendela

: untuknya

Coba sibak tirai jendelamu
tengadah sebentar ke langit sana
nikmati jenak yang dulu kamu puja
lihat purnama yang terdiam gagu.

Sebentar saja, kupinjam waktumu
untuk melihat bulan yang menyala
di langit yang masih sama
meski jika ceritanya telah menyemu.

Aku juga sedang memandanginya
ditemani seulas senyum hampa
mengulang kata "jarak" untuk kesekian kalinya
meraba "maya" untuk mengerti "nyata".

Dan (jikalau) kamu juga menatapnya
mungkin hanya diam tanpa merasa,
mungkin cuma tersenyum tanpa makna,
mungkin bagimu cuma nostalgia.

Tapi, paling tidak kamu tahu
bahwa di belahan lain bumi ini
ada yang menatap purnama setiap kali,
karena dengan begitu kurasa melihatmu.
nyata.
Diposting oleh tyara di 21.27.00 | 3 komentar  
Label: , ,
Jumat, Mei 22, 2009

Dear God.

Tuhan sayang,
semoga surat yang kukirimkan kemarin malam sudah sampai.
Meski tak pakai amplop apalagi prangko.
Meski hanya kusimpan di laci dalam kotak hijau.

Tuhan sayang,
semoga apaapa yang kutulis di sana tak membuatMU mengernyit dahi.
Meski coretancoretan itu terlalu meminta satu.
Meski kadangkadang aku juga ambigu dengan pintaku.

Tuhan sayang,
semoga sekali lagi untuk kesekian kali, KAU meminjamkan keajaiban mimpi.
Meski kataMU itu belum yang terbaik untukku.
Meski mungkin untuk ini aku harus menunda waktu.

Tuhan sayang,
berikan aku kekuatan untuk bertahan
berikan aku keberanian untuk memiliki harapan
berikan aku hanya apa yang kupintakan.

*maav, Tuhan sayang... karena terlalu banyak meminta.
Diposting oleh tyara di 23.05.00 | 0 komentar  
Label: ,

least.

least.
entah siapa yang punya ide menyebutnya begitu.
mungkin aku : gadis pengumpul kelu.
yah, Sayang...
akhirnya aku menjadi selongsong usang.

(lagilagi komputer berbayang. vertigo, kapan kamu menghilang?)

*semoga tulisan di blog saia ini (yg melulu puisi ttg ...) tidak akan masuk fatwa haram MUI. :hammer:
Diposting oleh tyara di 22.46.00 | 0 komentar  
Label: ,
Kamis, Mei 21, 2009

insomnia.

kau boleh menyuruhku pergi
tapi aku tak akan beranjak dari sini
ruang mimpi yang kurancang sendiri
biarkan sesukaku menikmati

butuh satu putaran penuh
jika kamu ingin membuatku menjauh
dan lagi aku tak semudah itu berlabuh
pada asing yang begitu rapuh

terjaga lagi menikmati sepi
mata tak dapat dipejam biar dipaksa hati
insomnia sudah merajai malam yang sendiri
menulisi sunyi dengan tinta mimpi

jangan aku dibunuh
padahal sudah mati tanpa disuruh
belum puaskah melihat darah di peluh
menunggu waktu meluluh.

#di tengah vertigo akut. layar berbayang. pikiran terbang.
Diposting oleh tyara di 22.52.00 | 0 komentar  
Label: ,
Langganan: Postingan (Atom)

Efek Rumah Kaca - Kamar Gelap

Labels