Kamis, April 30, 2009

: mosi tidak percaya

salahkah jika masih meragukan hati yang terbagi
bukan bukan-bermaksud untuk kumiliki sendiri
jika itu memang jalan dengan meminjamkan
(atau bahkan memberikan) jika itu memang jalan
yang Tuhan pilihkan untukku tak apa
biar saja seperti winduwindu yang kemarin ada

ini mosi tidak percaya atas apa yang Kau beri setelah semua
dihempas kecam dan hancurkan jiwa lalu Kau menyematkannya
seperti seolah tanda jasa atas apaapa yang dilakukan
tapi ini bukan mungkin hanya jalan bertemu-melupakan
kiranya aku tak pernah lupa tak bisa tak akan tak dapat
biar jiwajiwa yang setengah sehat mendapat rehat

Tuhan Tuhan Tuhan Tuhan Tuhan Tuhan Tuhan
cinta cinta cinta cinta cinta cinta cinta
jangan lagilagi cemburui aku maafkan jika melalaikan
tapi sungguh Tuhan jiwa paling merindui-Mu bukan dia
Tuhan Tuhan Tuhan sayang
jangan cemburui aku hingga begitu berbayang




*dalam pagi. Skizofrenia. sehabis mendengarkan dia. :)
menampakkan diri krn merindui
(Anie, sorry :( )
Sabtu, April 25, 2009

si bodoh di pengasingan

di pengasingan.

si bodoh berbuat bodoh.
perbuatan bodoh yang pertama,
mungkin bukan yang terakhir kalinya.
si bodoh berbuat bodoh.
tapi, mereka mendiamkannya,
tak percaya yang dilakukannya.
.
*lebih baik memarahiku
daripada memandang khawatir begitu
ugh, Tuhan mengapa menyelamatkanku
padahal lebih baik jika berlalu.

sakitsakit
lebih sakit melihat mereka sakit
pahitpahit
lebih pahit melihat mereka sakit


(di pengasingan, mengetik dengan sakit tangan. lelah hati, masih ingin pergi. belum lelah mencoba lagi)
Diposting oleh tyara di 19.53.00 | 3 komentar   Link ke posting ini
Label:
Jumat, April 24, 2009

hey, i lv u eniwei.. *niru2 mommie pas ama c *piip*

heeei,
nothing wrong with love?
and don't ever blame love ya?
so it's doesn't matter haaa?
so, thank youuu.. ^^
.
*don't CMIIW.
Diposting oleh tyara di 01.39.00 | 0 komentar   Link ke posting ini
Label:
Rabu, April 22, 2009

goloso geloso

switch position.
better this way?
then okay.
i love ur confussion.
.
Io ti voglio come sei. Con affotte. :)
Diposting oleh tyara di 02.47.00 | 2 komentar   Link ke posting ini
Label:
Selasa, April 21, 2009

bicara pada-Nya

saya : aduh, sakit.

Dia : jangan mengeluh.

saya : ingin mengadu.

Dia : sana, sucikan dirimu.

saya : sungguh Maha Baik.

Dia : kau pulang hanya ketika begini, maka itu Aku membuatmu begini.

saya : sungguh hanya mampu mencintai dan merindui-Mu.

Dia : kemarin kau tak begitu.

saya : maaf sungguh hina diri saya.

Dia : tapi, Aku mencintaimu. kau tahu, seperti lima tahun lalu. kau hanya lambat mengerti.

saya : tapi, sakitsakit.

Dia : jangan mengeluh.

saya : ingin mengadu. hanya Kau tempatku pulang.

Dia : mari pulang.

#sholat,semua sholat. tobat,ya Allah aku tobat.
Diposting oleh tyara di 00.07.00 | 0 komentar   Link ke posting ini
Label:
Senin, April 20, 2009

menyerah

melihatnya menyakitiku,
aku diam saja
biar waktu
mengirim karma

tawa-tawa bahagia,
iya, aku juga
menikmatinya
dalam luka

jangan melangkah
mungkin aku jaddah
tak pantas kau ke sini
diamlah berstagnasi

malam-malam enyah
hujan membungkus peluh
dia menyasah
ah, aku menyerah

bandung 20 april 2009
23.58
Diposting oleh tyara di 23.50.00 | 0 komentar   Link ke posting ini
Label:

bicara sendiri

malam meninggi
langit ingin mengganti hari
detik jarum jam berdetak lekas
enggan dengan malas
.
mau ke mana pergi ?
mengapa buru-buru sekali ?
tinggallah barang semenit lagi,
untuk menikmati secangkir kopi.
.
sudahlah sudah
berhenti merajut lelah
tahukah semua percuma
cuma sia-sia
.
aku hanya tak peduli
bukan ingin memungkiri
mungkin berharap hari
bisa membangunkan dari palsu mimpi
.
aku semu
kamu pun begitu
aku tiada
bukankah kamu sama
.
menapaki mimpi,
cerita-cerita basi,
berakhir sampai di sini ?
memudar jadi kisi-kisi ?
.
sudahlah berhenti
jangan lagi berlari
duduklah menepi
tunggulah bersama sepi.

bandung, 20April2009
23.41

#baru kali ini, merasakan abuabunya bulan april.
Diposting oleh tyara di 23.15.00 | 0 komentar   Link ke posting ini
Label:

apa kabar, Cinta ?

tiap kali kutilik senja,
ada setitik sakit terasa
ingin kukecam dia,
menyuruhnya enyah dari jiwa.
"aku sudah sakitsakit, Cinta."

tapi tiap kali pula
angin menamparku dengan tangannya
menyadarkan aku seketika,
"bukan sesiapa dirimu wahai hina."
"baiklah, Cinta, kau boleh menyiksa."

tiap kali aku berharap,
seruang hati gelap
ingin sekalian kubuat pengap,
biar sekalian lenyap.
"aku sudah payah, Cinta."

tapi juga tiaptiap
cahaya datang menyergap
dengan tubuhnya mendekap,
"sabar wahai yang terjerembab",
"baiklah, Cinta, kau boleh ber-asa."

bandung 20april2009. 1.22

#inspirasi judul dr "Apa Kabar, Cinta ?" kumpulan cerpen.
Diposting oleh tyara di 01.10.00 | 0 komentar   Link ke posting ini
Label:
Sabtu, April 11, 2009

:untuk kamu

:untuk sayang
maaf harus menyerah sekarang
bukan tak ingin menahan rintang
tapi sakitnya bukan kepalang
jadi biarkan sakit itu datang
agar kunikmati sampai nyawa meregang

:untuk dia
maaf harus tetap bermain maya
dewi fortuna belum mau menaungi jiwa
untuk sekedar membuatku nyata
utuh tak terbantah ada
meski cerita di balik layar bukan hanya hampa

:untuk hujan
maaf berhenti menarikan
rintik yang kemarin menggerimisi impian
karena aku tak mampu menemukan
di mana kau taruh labuhan
sesak aku menunggu sendirian

bandung, 10April2009
0.33
Rabu, April 08, 2009

meretak hati

meretak hati, tapi tak akan patah
karena kaca ia hanya pecah
menahan sakitsakit yang lelah
menahan amarah
menahan harapharap yang rebah

meretak hati, pelanpelan ia lebur
mungkin menyatu bersama ombak berdebur
atau pasirpasir yang berhambur
atau hatihati lain yang berserak hancur
atau ceritacerita yang dalamdalam terkubur

meretak hati, aku coba merekat
tapi tak bisa menghapus rengat
mungkin ia bisa lekat
mungkin bisa kembali erat
dengan darah sang pengerat.

bunuh aku!

bunuh aku,
seperti ketika kau menyayat sembilu
perihnya kelu
tapi tak berlalu.

bunuh aku,
cepat dan jangan ragu-ragu
daripada terlanjur membeku
jasad ini membusuk biru
dan napasku masih satu-satu.

bunuh aku,
tak usah pura-pura pilu
aku tahu apa hatimu
bukan kaca seperti punyaku
tak akan sakit hanya jika membunuhku
bunuh aku!
Sabtu, April 04, 2009

bellini

kenapa tadi malem mimpinya minum bellini ?
artinya apa yak? ga ada di kamus haha.

aduh, semoga bukan arti buruk.
bellini. kenapa mesti?

*ah, sepertinya saia sudah mabuk.
Diposting oleh tyara di 10.42.00 | 0 komentar   Link ke posting ini
Label:

nyanyikan aku

angin mengantarkan sejumput rindu yang berlagu lewat abuabu
nyanyikan lagi lagu itu aku ingin Tuhan tahu bagaimana aku menunggu
mengantarkan hati pada sepisepi yang mungkin terasa ambigu
hati cuma ingin diam bisu membeku bingung menghadapi haru
langit saru abuabu hujan mengantar kepergianku

padahal aku tidak beranjak padahal aku tetap diam tak bergerak
jangan hujan jangan antarkan aku ingin tetap pada jenak
biarkan saja aku di sini menikmati ingarbingar yang sepi yang nyenyak
menghapus langkahlangkah lelah pada guratanguratan jejak
yang katanya nanti akan kita rombak

pertemukan aku dengan waktu aku ingin nyatakan cinta juga
meminta maaf atas luka menganga juga katakata yang tak seharusnya
diucap dikata mungkin ada apa yang harusnya tiada
tapi waktu beri sekali lagi biar kupercaya pada cinta
yang kata orang semu belaka


bandung, 040409
2jam sebelum menuju Jakarta.
Langganan: Postingan (Atom)

Efek Rumah Kaca - Kamar Gelap

Labels